From Organization to Leadership: Personal Branding for The Next Generation
Surabaya – Di tengah padatnya jadwal PKKMB Fakultas Kesehatan UNUSA, materi yang paling menarik perhatian adalah 'From Organization to Leadership: Personal Branding for The Next Generation' yang disampaikan oleh Ibu Atik Qurrota A'yunin A, S.KM, M.Kes. Sebagai mahasiswa baru, kami tidak hanya diajarkan tentang dunia akademis, tetapi juga dibekali dengan wawasan untuk membangun citra diri dan kepemimpinan di era digital. Materi ini sangat relevan untuk membantu kami menavigasi dunia perkuliahan dan karier di masa depan. Resume ini merangkum poin-poin penting dari paparan beliau.
Personal Branding adalah proses mengelola dan mengoptimalkan cara orang lain memandang anda. Ini melibatkan pendefinisian siapa anda, apa yang anda perjuangkan, dan apa yang membuat anda menjadi unik atau berbeda dari orang lain atau kemampuan orang lain. Unique dan Relevant sama dengan seperti Differentitation. Yang berarti berproses membuat sesuatu berbeda atau memecahnya menjadi bagian-bagian yang berbeda yang dapat di terapkan dalam berbagai konsep yang berbeda. Usahakan jadi manusia yang bukan sibuk mencari makna hidup, tetapi justru sibuk memberi makna pada setiap yang dilakukan nya dalam hidup. Skil di perkuliahan juga sangat penting untuk membantu kedepan nya setelah lulus. Tidak hanya perihal IPK namun juga kemampuan skil yang kita punya. Tidak harus soal organisasi, namun bisa lewat hal lain ataupun kemampuan kita yang berbeda itu tadi. Meyakini diri sendiri, memahami apa yang kita bisa dan tidak terlalu memaksakan, cari pengalaman baru, dan pentingnya evaluasi diri.
Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah namun juga tidak sulit. Seorang pemimpin harus bisa menyesuaikan situasi di setiap moment atau kelompok. Kepemimmpinan adalah kekuatan pengaruh tidak hanya memberikan perintah, tetapi juga harus menjadi teladan dan tidak bisa semena mena hanya memberikan perintah tanpa memberikan contoh sebelumnya. Kepemimpinan lahir bukan hanya karna bakat. Semua orang bisa dan berhak menjadi pemimpin ketika yakin dan mampu mempunyai power untuk menjadi seorang pemimpin. Sebelum memimpin orang lain, pastikan diri kita bisa memimpin diri kita sendiri.
Pemahaman tentang pentingnya personal branding dan kepemimpinan ini akan menjadi bekal berharga bagi kami, para calon tenaga kesehatan, untuk tidak hanya unggul dalam profesi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif. Materi ini memotivasi kami untuk aktif di berbagai organisasi, mengasah keterampilan, dan membangun jaringan yang kuat. Saya yakin, dengan menerapkan ilmu ini, kami dapat menjadi pemimpin yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Semoga bekal ini menjadikan kami individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga inspiratif bagi lingkungan sekitar.
.png)
Komentar
Posting Komentar